Photobucket
Tampilkan postingan dengan label Cahaya Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cahaya Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat

Lagu Itu







Malam itu terlarut dengan sempurna, seraya malam itu lebih indah dari biasanya, malam itu laksana milikku dengan segala isinya memanjakan batinku yang sengsara lebih sengsara dari apa yang dirasa Sidharta Gautama sebelum menemukan aufklarungnya. Batinku rasanya tercabik-cabik saat semua mengatakan itu, saat orang paling aku taksirpun mengataiku, ya mereka dengan gembiranya mengataiku, menjulukiku sebagai Ucok, tak ada yang aneh sekilas dengan nama itu, tapi saat nama itu ditelanjangi kedalam bentuk keterangan yang lebih panjang, ia bernama Umar Jancok, coba, jiwa mana yang tak sengsara melihat dirinya selalu dipisuhi dengan Jancok, enyalah Sujiwo Tejo yang menganggap kata-kata jancok sebagai kata-kata mulia, Ia tak pernah merasakan betapa kata itu sering dipakai untuk mengumpat kekesalan terhadap orang, orang mana yang tak tersiksa namanya selalu diembel-embeli kata jancok, apa mereka tak mengerti arti kata Umar itu, betapa banyak orang hebat di dunia ini yang menyandang kata Umar itu sendiri kecuali nama Umar di desaku yang terkenal sebagai lelaki pelo (pengucapan sesuai kata pensil) yang artinya lelaki yang burungnya tak bisa berdiri, itupun tak bisa dilegitimasi kalo orang yang pelo itu buruk, apa hakmu memisuhi orang? hanya Tuhan yang berhak memisuhi orang, terkutuklah orang-orang Surabaya yang melestarikannya. Ingat ! kutukanku sesuai dengan Empu Gandring pada anak asuhan Bango Samparan. 

Baiklah sudah, untnglah malam itu datang, kekesalanku akan nama Ucok mereda, tapi biar bagaimanapun aku juga kesal cok.

Orang bilang do'a yang teraniana adalah mustajab, aku berdo'a malam itu,"Ya Tuhanku, engkau tau aku dalam keadaan teraniaya, jangan biarkan aku menganiaya diriku sendiri dalam menghianati kuasaMU  dengan aku mencuri. aku tahu Engkau berkuasa memberi makan maklukMu maka berilah aku makan, Tuhan".

Lama pula rupanya malam itu aku berdo'a, tak kunjung datang makanan. Harap ini semakin lama semakin mencemaskan, sudah aku putuskan berjalan keluar rumah, menikmati udara malam sambil menanti datangnya makanan. 

Saat melintas di depan saung ronda, melihat pak Hansip membawa rokok merek Jawa Tengah tak kuasa juga langkah ini ikut nimbrong di saung ronda, sayup-sayup rasanya heran, kenapa orang kecil selalu murah hati dalam memberi dibanding orang kaya, singkat kata rokok gratis dari pak Hansip. Tapi bentar bentar...! lagunya  yang diputar di saung kok Letto _Sebelum Cahaya. wah.

"Dek, tau gak Al-Qur'an dalam lagu ini"  celetuk pak Hansip.

Lhoo ini kan lagu pak, bagaimana ceritanya bisa jadi Al-Qur'an, kalaupun ada ayat-ayat mutasyabihat tapi yang mana, ini lagu kan tentang cinta saja pak, wah. lagian juga kalo mau sok-sok interpretasi juga larinya ke cinta dua sepasang kekasih, mana ayat Al-Qur'annya. 

"Wah dek, rupa-rupanya adek sebagai mahasiswa ini kurang jeli, kamu hanya gunakan otakmu untuk mengerjakan soal-soal kuliah, harusnya lebih dek. Aku ini termasuk pecinta lagu-lagunya Letto dek, lagu ini Sebelum Cahaya, liriknya sangat lembut, kabarnya menurut pencipta lirik lagunya, lagu ini adalah  Alegori dari Firman Tuhan pada kanjeng nabi Muhammad dek. Disini Tuhan menyebut kanjeng nabi sebagai Cinta, karena memang Tuhan sangat mencinta Kanjeng nabi Muhammad melebihi siapapun cintanya pada Makluk di alam semesta ini.  Coba renungkan liriknya.

Ku teringat hati
Yang bertabur mimpi
Kemana kau pergi cinta
Perjalanan sunyi
Engkau tempuh sendiri
Kuatkanlah hati cinta

Ini maksudnya Tuhan melihat perjalanan kangjeng nabi dalam menyebarkan agama Islam, perjalanan kangjeng nabi untuk selalu mengajarkan manusia cara menemukan Tuhan. Kanjeng nabi dalam lirik ini digambarkan dalam usahanya ini selalu berjalan dalam kesunyian karena memang manusia tidak mengenal Tuhannya, manusia lupa akan tujuan hidupnya, dan saat itu pula kanjeng nabi sendirian untuk menyadarkan manusia menemukan Tuhannya, tapi lihatlah dalam lirik lagu ini dek, Tuhan memberi motivasi pada kanjeng nabi dengan kata-kata kuatkanlah hati cinta, dengan mesra Tuhan memanggil kanjeng nabi dengan sebutan cinta dek. terus lirik satunya,

Ingatkan engkau kepada
Embun pagi bersahaja
Yang menemanimu sebelum cahaya
Ingatkan engkau kepada
Angin yang berhembus mesra
Yang kan membelaimu cinta

Itu adalah bentuk kasih sayang Tuhan pada kanjeng nabi untuk selalu ingat pada kuasa-kuasa Tuhan, kanjeng nabi di ingatkan untuk selalu merenungi Tuhan lewat kuasa-kuasanya pada alam.

Kekuatan hati yang berpegang janji
Genggamlah tanganku cinta
Ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
Temani hatimu cinta

Dan lirik ini yang paling menyejukkan dek, Tuhan mengabarkan agar usaha dakwanya kanjeng nabi berhasil, harus menguatkan hati untuk tetap istiqomah serta selalu ingat akan janji-janji Tuhan kepada orang-orang yang beriman, dan selalu megang teguh apa yang diberikan Tuhan, setelah semuanya Tuhan menutup firmannya dengan kabar gembira bahwa Tuhan tak kan pernah meninggalkan kanjeng nabi sendirian, Tuhan bersamanya selalu dek, Tuhan selalu menemani para pecintaNya, menemani hatinya agar selelau tenang dan nyaman. Begitulah dek kira-kira, Al-Qur'an ada dalam lagu ini dek, penciptanya telah menemukan kemesraan dengan Tuhannya, lewat apapun saja yang ada hanya Tuhan dek."

Serasa tersambar petir, melihat penuturan hansip ini, tak kuasa menahan tangis, meledak rasanya dada. hanya sanggup berucap "Tuhan, cintaMu begitu besar paa orang yang mencintaiMu".

Rasa-rasanya lapar seakan hilang dalam perut, yang ada hanya kepuasan, kenyang dalam kesejatian. Kakipun melangkah ke arah kostan dengan sangat ringan, saat akan memasuki kamar terlihat Ibu kost tergopoh-gopoh membawa sebakul besar makanan.

"Nak, ini nak ada makanan, rejeki dari tetangga habis syukuran" ujar Ibu Kost.



BACA SELENGKAPNYA - Lagu Itu

Selasa

Ku sambut "Ramadhan" dengan senyumku

                     Baca dengan nama Tuhanmu yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang


Semerbak Wangi kini telah datang,Semerbak wangi ampunan telah banyak terindukan,teriknya sang matahari hanya sebatas lilin ditengah gulip gulita malam yang tak memancarkan kepanasan,dinginnya Sang angin malam kian hari semakin berubah menjadi air hangat ditengah dtengah daerah kutup utara dengan bongkahan putih gunungnya ,kini telah datang,,,kini telah datang,,tamu agung yang membawah Berkah dan Hidayah bagi siapa yang menyambutnya..

Sahabatku " akhi ukhti fillah" sudah ndak terhitung nih,detik detik,hari hari,bulan bulan telah kita lewati dengan berbagai aktifitas yang ada,ndak terhitung juga kekhilafan apa saja yang kita lakukan,dosa apa saja yang kita lakukan(Hmm Dosa oh Dosa).
seperti halnya " Sahababiyah yang menunggu kedatangan Sahabat Rosul yang berlaga di medan perang badar " seperti itu halnya kita sebagai umat islam yang merindukan kan tamu agung yang hendak berkunjung ke kita(InsyaAllah),
Hmmm "Tamu Agung",,,gimana ya nih nyambutnya???
Kalo ada tamu dari saudara "kayaknya kita dandan dah,minimal ya pake kemeja gak pake"kaos Oblong", kalo ada tamu dari Istana Negara " aku timpuk aja peke air seember wong kebijakanya gak pro umat sih,,,ehehe ", kalo ada tamu dari ibu-ibu (yang membawa anaknya yg"akhwat") " Hmm sudah pasti dah dandan habis-habisan,pake sarung,pake sorban( lho !!!) ".nah kalo tamu agung nih yang datang "Hmmm gimana ya??? ", nyanyi aja dah ala Hadad Alwi dan adek-adek

"Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam
Selamat datang Ramadhan, bulan penuh ampunan
Selamat datang Ramadhan, bulan penuh ganjaran "

( Lhooo inikan Ringtone yang ada diHPku,,ehehe)

Karena Keberhasilan kita pada bulan Ramadhan akan dipengaruhi sejauh mana kita mempersiapkan diri untuk menyambutnya,kayak Rosulullah dan para sahabat ja dah kalo gituh nyambutnya,Rosul dan sahabatnya ketika akan dtang ramadhan bener bener mempersiapkan diri baik Mental,Fisik dan Ilmu kawan

* Mental
Sudah pasti saat tamu agung tiba kita kayaknya memang harus mempersiapkan " Ruhiah " kita serta membangkitkan suasana keimanan dan memupuk spirit ketakwaan kita,ya paling tidak perbanyak amal ibadah seperti halnya rosul saat menjelang ramadhan (Bulan Sa'ban).
Dari Aisyah ra "Aku tidak melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali Ramadhan dan aku tidak melihat Beliau lebih banyak berpuasa dibandingkan dengan pada bulan Sya’ban (HR al-Bukhari dan Muslim)"...Nah lho !!! Sudah sempet Puasa gak nih sahabatku waktu bulan sa'ban ini ( *Semoga kita sama-sama diberi kemudahan oleh Allah dalam berpuasa *)
Usamah bin Zaid berkata, “Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa pada satu bulan seperti pada bulan Sya’ban.” Beliau menjawab, “Ia adalah bulan yang banyak dilalaikan oleh manusia. yaitu antara Rajab dan Ramadhan. Ia adalah bulan saat amal diangkat menuju Tuhan, karena itu, aku ingin amalku diangkat dalam keadaan aku berpuasa (HR Abu Daud dan al-Nasai)".

* Fisik
Kalo ini sih berkaitan dengan menjaga kesehatan coz memang menjaga kesehatan adalah bagian dari ajaran agama. kayak berulang kali Rasulullah saw mengingatkan umatnya agar meminta kesehatan kepada Allah dan menjaganya supaya tidak merugi, karena kesehatan adalah salah satu modal terpenting kita untuk bisa beribadah ya,bayangkan ja disaat ramadhan tiba kita lagi sakit wah bakal muncul dah kata orang jawa" gak dike'i pakanan iku sakno awak lagi loro,dikek'i pakanan lak eman gak sido poso "
begitulah perannya Fisik bagi puasa kita,setidaknya kita bakal terbantu dengan kesahatan yang prima. “Dua nikmat Allah yang di situ banyak orang merugi, yaitu nikmat kesehatan dan waktu luang” ( HR Tirmidzi )

* Ilmu
kalo yang satu ini nih,mentang-mentang kita sudah melewati puasa-puasa sebelumnya terus kita"ogah" gtuh belajar lagi mengenai serba serbi di ramadhan itu sendiri,,,"Please,Don't say again !!!",kayak ilmu tentang menjaga pandangan selama berpuasa( hmm gak hanya pada saat puasa sih)
"Pandangan adalah salah satu panah
beracun milik setan yang terkutuk. Barang siapa menjaga pandangannya karena
takut kepada-Nya semata, niscaya Allah SWT akan memberinya keimanan yang manis
yang diperolehnya dari dalam hati (HR Al-Hakim)"
.
Ilmu..semakin banyak kita mengetahui tentang ilmu berpuasa semakin banyak kita kan mendapat hikmah dibalik berpuasa,,,(hmmm kayaknya kudu belajar lagi nih tentang sunah-sunah saat berpuasa,hal yang diperbolehakn dan hal yang dilarang,atau hal yang menjadi "mubah" saat dibulan ramdhan).

Teringat,Perkataan Rosul saat menjelang akhir sa'ban,semoga dapat menjadi "cemeti" yang kan memacu derap langkah kita untuk mendapat kesempurnaan ramadhan.
"Wahai manusia, kalian telah dinaungi bulan yang agung, bulan penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah telah menjadikan puasa pada bulan itu sebagai suatu kewajiban dan shalat malamnya sebagai sunnah. Siapa saja yang ber-taqarrub di dalamnya dengan sebuah kebajikan, ia seperti melaksanakan kewajiban pada bulan yang lain. Siapa saja yang melaksanakan satu kewajiban di dalamnya, ia seperti melaksanakan 70 kewajiban pada bulan lainnya.

Bulan Ramadhan adalah bulan sabar; sabar pahalanya adalah surga. Ia juga bulan pelipur lara dan ditambahnya rezeki seorang Mukmin. Siapa saja yang memberikan makanan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, ia akan diampuni dosa-dosanya dan dibebaskan lehernya dari api neraka. Ia akan mendapatkan pahala orang itu tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.
Para Sahabat berkata, “Kami tidak memiliki sesuatu untuk memberi makan orang yang berpuasa puasa?”
Rasulullah saw. menjawab:

Allah akan memberikan pahala kepada orang yang memberi makan untuk orang yang berbuka berpuasa meski dia hanya memberi sebutir kurma, seteguk air minum atau setelapak susu.

 Ramadhan adalah bulan yang awalnya adalah rahmah, pertengahannya adalah maghfirah dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka. Siapa saja yang meringankan hamba sahayanya, Allah akan mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka. Perbanyaklah pada dalam Ramadhan empat perkara, dua perkara yang Tuhan ridhai dan dua perkara yang kalian butuhkan. Dua perkara yang Tuhan ridhai adalah kesaksian Lâ ilâha illâ Allâh Muhammad Rasûlullâh dan permohonan ampunan kalian kepada-Nya. Adapun dua perkara yang kalian butuhkan adalah: kalian meminta kepada Allah surga dan berlindung kepada-Nya dari api neraka. (HR Ibn Khuzaimah dalam Shahih Ibn Khuzaimah dan al-Baihaqi di dalam Syu’âb al-Imân)"



Senyum bingar merekah kini telah menyambutmu "Ramadhan",kuharap engkau membalas senyumku dengan "Berkah dan Ampunan",Jiwa Jiwa penuh harap kan selalu menggodamu untuk melirikku "Ramadhan" ,,,Marahabn ya Ramadahan,Marhaban Ya Syaru Syiam.

Hmmm,,terakhir tulisan note ini sahabat,
Do'a malaikat Jibril menjelang Ramadhan "Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: * Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); * Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami isteri; * Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali.

Dapatkah kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat,,untuk semua sahabat sahabatku yang merasa pernah kusakiti baik sengaja maupun tanpa sengaja,,Mohon Maaf ya,frends.


BACA SELENGKAPNYA - Ku sambut "Ramadhan" dengan senyumku

Sabtu

Latar Belakang Lahirnya Sekulerisme


Sahabat-Sahabatku...mungkin Kita pernah dengar kan istilah "SEKULERISME",mungkin banyak dari kita yang pengen tau apa sih artinya..nah..sebelum kita melangkah lebih jauh kayaknya kita perlu Flasback ya mengerti gimana sih latar belakang lahirnya sekulerisme itu...

            Kelahiran Faham ini bermula pada saat Kaisar dan raja-raja Eropa dan Rusia menjadikan agama sebagai alatuntuk memeras,menganiaya dan memeras darah rakyat sehingga saat itu banyak para ilmuan yang mengatakan bahwa saat itulah yang namanya "DARK AGE".
dan para pemuka agama seperti itu ( Rahib,Paus,Pendeta) dijadikan perisai atau tameng untuk memperlancar aksi para raja atau kaisar tersebut dengan tameng para pemuka agama tersebut yang notebennya mereka adalah kaum hartawan atau jika dikaitkan dengan Strata,maka merka merupakan Strata yang terpandang.
Tapi dilaen pihak ternyata timbul pergolakan yang sangat sengit untuk menentang aksi para Raja atau Kaisar itu dimana pihak yang menentang itu yang disebut "Kaum Cendikawan atau para Filosof saat itu"
Sebagian para Filosof atau cendikiawan tersebut mengingkari adnaya agama secara mutlak ( inilah yang melatar belakangi" Ideologi KOMUNISME /SOSIALISME").Sedangkan para Filosofatau Cendikiawan lainnya mengakui adanaya agama tetapi menyerukan agar agamadipisahkan dari kehidupan dunia.

        Hingga sampai akhirnya mayoritas dari para Filosof dan cendikiawan tersebut mensepakati atau memilih ide untuk memisahkan agama dari Kehidupan atau dikenal dengan nama " SEKULERISME " sehingga mengahislkan usaha pemisahan antara agama dan negara,hal ini meupakan hasil dari KOMPROMI atau jalan tengah bagi mereka.
dan secara umum mereka sebenarnya mengakui akan eksistensi agama itu sendiri namun tatkala ditetapkan bahwa agama harus dipisahkan dari kehidupan dunia maka pengakuan itu hanya sekedar formalitas saja karena sekalipun mereka mengakui eksitensi agama tetapi pada dasarnya mereka menganggap bahwa kehidupan dunia inintidak ada hubungannya dengan apa yang ada sebelum dan sesudah kehidupan dunia sehingga mereka berpendapat bahwa agama hanya sekedar hubungan antara individu dan Pencipta-NYA saja.
BACA SELENGKAPNYA - Latar Belakang Lahirnya Sekulerisme